Bupati Abdusy Syakur Amin pada Pelantikan Pengurus BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Sabda Alam Hotel and Resort, Jalan Raya Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (26/1/2026). GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam mengakselerasi kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Garut. Ia meminta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Garut tidak hanya menjadi organisasi profesi, tetapi tampil sebagai motor penggerak pariwisata daerah. Penegasan itu disampaikan Abdusy saat memberikan arahan pada acara Pelantikan Pengurus Badan Pimpinan Cabang (BPC) PHRI Kabupaten Garut Masa Bakti 2026–2031 yang digelar di Sabda Alam Hotel & Resort, Kecamatan Tarogong Kaler, Senin (27/1/2026). Dalam pelantikan tersebut, H. Ato Hermanto resmi dilantik sebagai Ketua BPC PHRI Kabupaten Garut periode 2026–2030, dengan H. Dudung Sudiana sebagai Wakil Ketua. Acara ini dihadiri para pelaku usaha hotel dan restoran, pegiat UMKM kuliner, serta pemangku kepentingan sektor pariwisata. Bupati Abdusy mengaku optimistis dengan kepemimpinan baru PHRI Garut. Ia menilai H. Ato Hermanto sebagai figur yang memiliki energi, dedikasi, dan visi besar untuk mendorong kemajuan daerah. “Beliau ini memiliki energi yang dahsyat, luas, dan seperti tidak pernah ada habisnya. Yang terpenting, beliau berkeinginan kuat untuk memajukan Kabupaten Garut,” kata Abdusy. Namun, Abdusy mengingatkan bahwa potensi besar pariwisata Garut tidak akan berkembang maksimal tanpa kolaborasi yang nyata. Ia menekankan bahwa kolaborasi harus dimaknai sebagai hubungan yang saling menguatkan, bukan sekadar kerja sama administratif. “Kolaborasi bukan hanya sekadar kata-kata. Kolaborasi harus menjadi inspirasi, saling membesarkan, saling menghormati, dan saling menghargai demi tujuan bersama,” ujarnya. Abdusy menegaskan, Pemerintah Kabupaten Garut membuka ruang seluas-luasnya untuk bersinergi dengan PHRI. Menurutnya, kemajuan sektor pariwisata harus menjadi agenda bersama karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. “Kami ingin berjalan bersama PHRI untuk memajukan Kabupaten Garut, terutama sektor pariwisata agar lebih intens, lebih terarah, dan memberi dampak ekonomi nyata,” tambah Abdusy. Sementara itu, Ketua Pelaksana Pelantikan, Janur M Bagus, menyampaikan bahwa seluruh proses pergantian kepemimpinan di PHRI Garut berjalan sesuai AD/ART organisasi dan mencerminkan prinsip demokrasi. Ia menilai, pelantikan ini menjadi penanda munculnya wajah baru PHRI Garut yang lebih progresif dan siap beradaptasi dengan tantangan industri pariwisata ke depan. “Pelantikan ini menunjukkan komitmen kami sebagai generasi penerus. Kami meyakini kolaborasi adalah jawaban atas setiap tantangan, termasuk di tubuh PHRI,” ujar Janur. Janur optimistis, semangat “Garut Hebat” yang digaungkan Pemerintah Kabupaten Garut akan selaras dengan terwujudnya “Pariwisata Hebat” melalui peran aktif insan hotel dan restoran. “Kami yakin itu bisa terwujud jika berlandaskan kolaborasi. Terima kasih atas dukungan seluruh insan pariwisata Kabupaten Garut,” tutupnya. ***