Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

PHRI Garut Berganti Nahkoda, Bupati Syakur Amin Titip Misi Besar Pariwisata

WARTAGARUT.COM — Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut resmi berganti kepemimpinan.H. Ato Hermanto dilantik sebagai Ketua BPC PHRI Garut periode 2026–2031 dalam acara yang berlangsung khidmat di Sabda Alam Hotel & Resort, Jalan Raya Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Senin (27/1/2026).Dalam momentum tersebut, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menitipkan misi besar untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi daerah.Acara dihadiri jajaran pengurus PHRI, pelaku usaha perhotelan dan restoran, pegiat UMKM kuliner, serta sejumlah pemangku kepentingan sektor pariwisata di Kabupaten Garut.Dalam sambutannya, Bupati Garut  Syakur Amin menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru PHRI Garut.Ia menilai H. Ato Hermanto sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi dan energi besar untuk membawa perubahan positif bagi daerah.“Beliau ini memiliki energi yang dahsyat, luas, dan tidak pernah ada habisnya. Beliau juga memiliki keinginan kuat untuk memajukan Kabupaten Garut,” ujar Syakur Amin.Bupati Syakur menegaskan, kunci utama keberhasilan kepengurusan PHRI ke depan terletak pada kolaborasi yang kuat antara organisasi, pelaku usaha, dan pemerintah daerah.Menurutnya, kolaborasi bukan sekadar kerja sama formal, tetapi hubungan yang saling menguatkan demi kepentingan bersama.“Kolaborasi bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi harus menjadi inspirasi bagi kita semua. Pemerintah Kabupaten Garut ingin bersama-sama dengan PHRI memajukan daerah, terutama sektor pariwisata agar lebih intens dan berkelanjutan,” tambahnya.Ia juga berharap PHRI dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas layanan perhotelan dan restoran, sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Garut di tingkat regional maupun nasional.Ketua BPC PHRI Garut terpilih, H. Ato Hermanto, menyatakan komitmennya untuk menjadikan PHRI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisataa.Ia menegaskan pentingnya inovasi, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan jaringan usaha.Menurutnya, tantangan industri perhotelan dan restoran ke depan semakin kompleks, mulai dari persaingan, perubahan tren wisata, hingga tuntutan pelayanan berbasis digital.“PHRI Garut harus adaptif, kreatif, dan mampu membaca peluang. Kami ingin menjadikan organisasi ini sebagai wadah kolaborasi yang produktif bagi seluruh pelaku usaha,” katanyaSementara itu, Ketua Pelaksana Pelantikan, Janur M Bagus, melaporkan bahwa seluruh rangkaian pergantian kepemimpinan berjalan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.Proses tersebut, menurutnya, mencerminkan demokrasi internal yang sehat.“Pelantikan ini menunjukkan komitmen kami sebagai generasi penerus. Kami meyakini bahwa kolaborasi adalah landasan utama dalam menghadapi berbagai tantangan di PHRI,” tegas Janur.Ia menilai sinergitas yang terbangun saat ini mencerminkan wajah baru PHRI Garut yang lebih progresif dibandingkan periode sebelumnya.Dengan semangat kebersamaan, PHRI diharapkan mampu menjawab tantangan industri pariwisata yang semakin kompetitif.Janur juga optimistis, visi pembangunan daerah yang dirangkum dalam slogan “Garut Hebat” akan sejalan dengan lahirnya “Pariwisata Hebat” melalui peran aktif insan hotel dan restoran.“Kami yakin ini dapat terwujud jika seluruh pihak berpegang pada prinsip kolaborasi. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang luar biasa dari seluruh insan pariwisata Kabupaten Garut,” ujarnya.***Penulis : Soni Tarsoni